Dalam kegiatan tersebut, puluhan mahasiswa bersama relawan PAHAM tampak antusias membersihkan seluruh area masjid, mulai dari tempat wudhu, lantai, dinding, hingga fasilitas umum lainnya. Aksi nyata ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kebersihan sekaligus upaya meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah.
Daeng Uki menyampaikan bahwa kegiatan GERMAS bukan sekadar aksi bersih-bersih, tetapi juga bagian dari dakwah sosial yang mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan masjid.
“Masjid adalah tempat yang mulia. Sudah sepatutnya kita jaga kebersihannya bersama. Kami sangat mengapresiasi keterlibatan mahasiswa Amika Soppeng yang luar biasa dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk menanamkan nilai-nilai gotong royong, kepedulian sosial, serta penguatan karakter berbasis keislaman. Pihak Kampus Amika Soppeng menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat.
Salah satu mahasiswa peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dan mempererat rasa kebersamaan antar mahasiswa dan masyarakat.
“Kami merasa bangga bisa terlibat langsung. Selain membantu membersihkan masjid, kegiatan ini juga menjadi sarana belajar tentang pentingnya kepedulian sosial,” ungkapnya.
Masjid Agung Darussalam Soppeng yang menjadi lokasi kegiatan tampak lebih bersih dan nyaman setelah aksi GERAMAS dilakukan. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak pihak.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan masjid adalah tanggung jawab bersama, sekaligus menjadi bagian dari ibadah yang bernilai pahala.
0 Komentar