SOPPENG — Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan nonformal Kabupaten Soppeng. Rima Aprilyani dari PKBM Rumah Amma Kabupaten Soppeng berhasil terpilih sebagai salah satu dari tiga peserta terbaik Lomba Penulisan Artikel bagi Guru dan Tenaga Kependidikan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Soppeng, khususnya PKBM Rumah Amma, karena karya yang diangkat Rima Aprilyani membawa cerita tentang perjuangan menghadirkan pendidikan yang inklusif dan memanusiakan warga belajar.
Artikel yang ditulis Rima mengangkat judul Merajut Keadilan Pendidikan: PKBM Rumah Amma sebagai Ruang Inklusif yang Memanusiakan Warga Belajar. Karya tersebut menggambarkan perjalanan PKBM Rumah Amma dalam memberikan kesempatan belajar kepada masyarakat dengan beragam latar belakang dan kondisi.
Dalam artikel tersebut, Rima menceritakan bagaimana PKBM Rumah Amma berawal dari ruang belajar sederhana di teras rumah hingga berkembang menjadi ruang pendidikan yang melayani sekitar 200 peserta didik aktif. Lembaga ini juga telah menghasilkan lulusan Program Paket A, B, dan C serta memberikan ruang bagi warga belajar untuk mengembangkan minat, bakat, keterampilan dan kemandirian.
Salah satu kekuatan yang diangkat dalam tulisan tersebut adalah komitmen PKBM Rumah Amma terhadap pendidikan yang inklusif. Tidak hanya memberikan layanan pendidikan kesetaraan, PKBM Rumah Amma juga membuka ruang bagi peserta didik dengan berbagai kondisi, termasuk mereka yang sebelumnya mengalami hambatan dalam pendidikan formal.
Bahkan, layanan pendidikan PKBM Rumah Amma telah menjangkau warga binaan di Lapas Kabupaten Soppeng melalui kerja sama pendidikan kesetaraan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan kesempatan kedua melalui pendidikan dan keterampilan.
Karya Rima Aprilyani tercatat bersama dua peserta terbaik lainnya, yakni Dandiyu Seno dari SDN Samaran, Kabupaten Rembang, dan Zulkarnaen dari SMKS Taruna Persada Dumai. Ketiganya mendapat apresiasi sebagai peserta terbaik dalam lomba tersebut.
Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa praktik baik pendidikan dari daerah mampu menjadi inspirasi lebih luas. Kisah PKBM Rumah Amma yang mengusung semangat “Belajar tanpa Batas”menjadi contoh bahwa keterbatasan fasilitas bukanlah penghalang untuk menghadirkan layanan pendidikan yang humanis, fleksibel dan inklusif.
Selamat dan sukses kepada Rima Aprilyani. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi PKBM Rumah Amma dan Kabupaten Soppeng, sekaligus menjadi motivasi bagi para pendidik untuk terus menulis, berkarya dan menghadirkan inovasi pendidikan bagi masyarakat.
Social Header
Pemkab Soppeng Fokus Wujudkan Pelayanan Kesehatan yang Lebih Baik bagi Masyarakat
Cari Blog Ini